Learn, Connect, Growth | Tingkatkan Mutu Pelayanan Kesehatan Indonesia

Optimalkan Peran Tim Pencegahan Kecurangan JKN untuk Kendalikan Fraud Di Rumah Sakit Anda

Rumah sakit Anda sudah memiliki Tim Pencegahan Kecurangan JKN? Apakah mereka sudah dapat menjalankan tugasnya dengan baik? Sudahkah rumah sakit Anda membekali tim ini dengan keterampilan agar dapat berperan optimal untuk kendalikan kecurangan dirumah sakit Anda?

Tahukah Anda bahwa sebenarnya detil keterampilan yang harus dimiliki Tim Pencegahan Kecurangan JKN sudah terncatum jelas dalam Permenkes No. 36/ 2015? Setujukah Anda bahwa mereka hanya perlu dibimbing untuk melakukan banyak praktek agar dapat memiliki tingkat keterampilan yang diharapkan?

Tim Pencegahan Kecurangan Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) merupakan ujung tombak dalam pembangunan dan implementasi sistem pencegahan kecurangan JKN di rumah sakit. Tugas yang harus dilakukan oleh tim ini diantaranya melakukan deteksi dini kecurangan JKN berdasar data klaim, menyosialisasikan kebijakan yang berorientasi kendali mutu dan biaya, hingga mampu mendorong pelaksanaan tata kelola organisasi dan klinik yang baik. Untuk lebih optimal melaksanakan perannya, Tim Pencegahan Kecurangan JKN perlu mendapat peningkatan kompetensi.

Memiliki tim anti fraud yang bekerja dengan baik di rumah sakit dapat menyelamatkan Anda dari dugaan pembiaran potensi fraud. KPK menyatakan dalam satu semester pada tahun 2015, ada sekitar 175 ribu klaim dari pelayanan kesehatan ke BPJS dengan nilai Rp 400 miliar yang terdeteksi ada kecurangan. Hingga saat ini sudah ada 1 juta klaim yang terdeteksi. Menindaklanjuti temuan ini, KPK merencanakan penindakan terhadap kecurangan-kecurangan yang terbukti sebagai fraud per 2018.

Rumah sakit menjadi sorotan dalam penindakan fraud layanan kesehatan karena berbagai penelitian seluruh dunia, menunjukkan bahwa 60% pelaku fraud layanan kesehatan adalah provider. Untuk membantu rumah sakit dalam membangun sistem pencegahan kecurangan JKN, KPK telah menerbitkan instrumen Kepatuhan Pemenuhan Amanat Permenkes No. 36/ 2015. Instrumen inilah yang menjadi panduan Tim Pencegahan Kecurangan JKN dalam menyusun dan mengimplementasikan program pencegahan kecurangan JKN di RS. Tim Pencegahan Kecurangan JKN perlu mendapat pembekalan agar mampu memahami dan mampu mempraktekkan detil kegiatan yang ada dalam instrumen.

Untuk membantu meningkatkan keterampilan Tim Pencegahan Kecurangan JKN untuk meengendalikan fraud di RS, PKMK FK UGM menyelenggarakan:

Bimtek Optimalisasi Peran Tim Pencegahan Kecurangan JKN di Rumah Sakit

8 Januari - 31 Maret 2018

Biaya: Rp. 3.000.000 / Orang atau Rp. 10.000.000 untuk 10 Orang

daftar

*Hubungi kami untuk informasi detil di 081329358583 (drg. Puti Aulia Rahma, MPH)

Pelatihan disampaikan dengan metode Blended Learning (BL) yang merupakan kombinasi pembelajaran mandiri peserta dan tatap muka dengan narasumber. Dalam pembelajaran mandiri, peserta akan mempelajari seluruh modul pelatihan (total ada 6 modul) dalam bentuk video tutorial yang sudah diupload diwebsite. Akses modul akan diberikan secara bertahap tiap minggu untuk membantu peserta mempelajari modul secara bertahap dan fokus dalam memahami materi modul. Dalam tiap modul, peserta akan diminta untuk mengerjakan penugasan untuk memantapkan pemahaman.

Peserta rumah sakit yang dapat terlibat dalam pelatihan ini adalah:

  1. Pimpinan dan anggota tim pencegahan kecurangan JKN di RS (Diutamakan tim telah terbentuk dengan SK direktur)
  2. Jajaran direksi dan manajemen RS (komite medik RS, perekam medik RS, klinisi (dokter dan perawat), dan SPI).

Dalam pelatihan Optimalisasi Peran Tim Pencegahan Kecurangan JKN di RS, Tim Anda akan belajar tentang:

  1. Pemahaman umum fenomena fraud layanan kesehatan.
  2. Pembentukan tim pencegahan kecurangan JKN di FKRTL sesuai Permenkes No. 36/ 2015.
  3. Program pencegahan kecurangan JKN di RS.
  4. Teknis deteksi potensi fraud layanan kesehatan di RS.
  5. Teknis investigasi fraud layanan kesehatan di RS.
  6. Monitoring dan evaluasi serta pelaporan pelaksanaan program pencegahan kecurangan JKN di RS.

Keuntungan mengikuti pelatihan dengan metode BL yang diselenggarakan PKMK FK UGM adalah:

  1. Pelatihan dapat diikuti perorangan. BL akan tetap berjalan walaupun hanya ada 1 peserta dalam 1 periode pelatihan.
  2. Peserta dapat mengikuti pelatihan tanpa harus meninggalkan tempat kerja dan kenyamanan tempat tinggal masing-masing.
  3. Peserta tidak perlu mengeluarkan biaya transport dan akomodasi.
  4. Materi dilengkapi dengan contoh-contoh, template dokumen (untuk membantu menyusun dokumen-dokumen yang harus ada sesuai amanat Permenkes No. 36/ 2015), serta kertas kerja sebagai media praktikum untuk meningkatkan pemahaman peserta.
  5. Peserta dapat mengunduh dan mempelajari materi di mana saja dan kapan saja (dapat juga dipelajari berkali-kali).
  6. Peserta mendapat akses ke “Forum Diskusi CoP Anti Fraud Layanan Kesehatan” hingga 3 bulan setelah pelatihan untuk mendiskusikan masalah yang dijumpai dalam implementasi materi pembelajaran di RS.

Sebelum Anda memantapkan diri untuk mendaftar, Apakah Anda tahu alasan mengapa PKMK FK UGM layak Anda pilih sebagai penyelenggara dan narasumber kegiatan ini?

  1. PKMK FK UGM merupakan salah satu narasumber penyusunan Permenkes No. 36/ 2015 tentang Pencegahan Kecurangan (Fraud) dalam Pelaksanaan Program Jaminan Kesehatan pada Sistem Jaminan Sosial Nasional.
  2. PKMK FK UGM merupakan narasumber yang berpengalaman dalam kegiatan-kegiatan Pengendalian Fraud Layanan Kesehatan yang diselenggarakan oleh Kementerian Kesehatan, KPK, ACFE Indonesia Chapter, BPJS Kesehatan, maupun rumah-rumah sakit di seluruh Indonesia.
  3. PKMK FK UGM menyusun materi pelatihan berdasar teori terbaik yang sudah diujicoba melalui penelitian-penelitian yang telah dilakukan PKMK FK UGM.
  4. PKMK FK UGM menyusun materi dengan struktur dan konten yang mudah dipahami dan mudah diterapkan di institusi Anda.
  5. PKMK FK UGM melengkapi materi pelatihan dengan contoh-contoh, template dokumen (untuk membantu menyusun dokumen-dokumen yang harus ada sesuai amanat Permenkes No. 36/ 2015), serta kertas kerja sebagai media praktikum untuk meningkatkan pemahaman peserta.
  6. GARANSI DUKUNGAN PEMBELAJARAN: PKMK FK UGM memberikan dukungan berupa forum diskusi yang dapat Anda akses mulai 1 hingga 6 bulan pasca pelatihan (sesuai bentuk pelatihan yang dipilih (lihat tabel di bawah)). Forum diskusi ini memudahkan Anda untuk berkonsultasi dengan narasumber mengenai materi pelatihan dan cara penerapannya di institusi setiap saat.

Segera tingkatkan kompetensi Tim Pencegahan Kecurangan JKN di dan kendalikan fraud di RS Anda sekarang juga!
Daftar Segera:

Bimtek Optimalisasi Peran Tim Pencegahan Kecurangan JKN di Rumah Sakit

8 Januari - 31 Maret 2018

Biaya: Rp. 3.000.000 / Orang atau Rp. 10.000.000 untuk 10 Orang

daftar

Kami juga menyajikan topik Optimalisasi Peran Tim Pencegahan Kecura ngan JKN di Rumah Sakit dalam 3 bentuk pelatihan lainnya, yaitu Bimtek, IHT, dan Pendampingan.

Berikut detil informasi kegiatan dan manfaat yang dapat Anda peroleh dari masing-masing bentuk pelatihan:

Keterangan Bimtek IHT Pendampingan
Waktu
  1. Ditetapkan oleh PKMK FK UGM
  2. Pelaksanaaan selama 1 – 3 hari
  1. Ditetapkan oleh institusi pengundang
  2. Pelaksanaan selama 1 – 3 hari
  1. Ditetapkan oleh institusi pengundang
  2. Pelaksanaan selama 3 – 6 bulan
Lokasi Ditetapkan penyelenggara Ditetapkan institusi pengundang Ditetapkan institusi pengundang
Peserta
  1. Berasal dari berbagai  institusi
  2. 1 kelas maksimal 40 peserta
  1. Berasal dari satu  institusi
  2. Peserta maksimal 40 orang
  1. Berasal dari satu  institusi
  2. Peserta sebaiknya tidak lebih dari 40 orang
Biaya
  1. Sekitar Rp. 3 Juta/ orang
  2. Biaya transport dan akomodasi ditanggungpeserta
  1. Sesuai jumlah peserta
  2. Biaya penyelenggaraan, transport dan akomodasi narasumber ditanggung institusi pengundang
  1. Sesuai jumlah peserta
  2. Biaya penyelenggaraan, transport dan akomodasi narasumber ditanggung institusi pengundang
Keunggulan
  1. Biaya kepesertaan terjangkau
  2. Peserta dapat berinteraksi langsung dengan narasumber dalam kelas
  3. Dukungan berupa forum diskusi yang dapat diakses hingga 1 bulan pasca pelatihan
  1. Biaya kepesertaan terjangkau
  2. Pelatihan bersifat privat sesuai kebutuhan detil peserta (dapat juga dibuat dalam bentuk online)*
  3. Dukungan berupa forum diskusi yang dapat diakses hingga 3 bulan pasca pelatihan
  1. Biaya kepesertaan terjangkau
  2. Pelatihan bersifat privat sesuai kebutuhan detil peserta (dapat juga dibuat dalam bentuk online)*
  3. Mendorong peserta menjadi pembelajar aktif dan mandiri dalam proses pelatihan
  4. Dukungan berupa forum diskusi yang dapat diakses hingga 6 bulan pasca pelatihan

Segera pilih bentuk pelatihan yang sesuai kebutuhan Anda!

*Hubungi kami untuk informasi detil di 081329358583 (drg. Puti Aulia Rahma, MPH)

PENTING: Dengan membekali Tim Pencegahan Kecurangan JKN dengan keterampilan yang memadai berarti Anda mendukung pelaksanaan upaya-upaya pengendalian fraud layanan kesehatan di RS Anda.

Bimtek Optimalisasi Peran Tim Pencegahan Kecurangan JKN di Rumah Sakit

8 Januari - 31 Maret 2018

Biaya: Rp. 3.000.000/ orang atau Rp. 10.000.000 untuk 10 orang

daftar

*Hubungi kami untuk informasi detil di 081329358583 (drg. Puti Aulia Rahma, MPH)

N.B:

  1. Ikuti program pelatihan kami lainnya agar Anda dapat berperan lebih jauh dalam upaya kendali mutu dan biaya, termasuk juga kendali fraud layanan kesehatan:
    1. Deteksi Potensi dan Investigasi Fraud di Rumah Sakit Berdasar Permenkes No. 36 Tahun 2015
    2. Pelaksanaan Utilization Review dan Audit Medis untuk Tim Kendali Mutu dan Kendali Biaya JKN
    3. Membangun Sistem Pengendalian Fraud Layanan Kesehatan di Rumah Sakit Berdasar Permenkes No. 36 Tahun 2015
    4. Training of Trainer (ToT) Pelaksanaan Utilization Review dan Audit Medis untuk Kanit MPKP dan MPKR BPJS Kesehatan
  2. Ikuti juga [pooling kami] untuk mendapatkan harga (atau tambahan harga) spesial saat Anda mendaftar kegiatan untuk topik ini.