Learn, Connect, Growth | Tingkatkan Mutu Pelayanan Kesehatan Indonesia

covmutu

Pengantar, 22 Oktober 2021

Pekan Pencegahan dan Pengendalian Infeksi (PPI)

banner16okt

Salam Sehat Bapak/Ibu Pemerhati Mutu Layanan Kesehatan,
Berjumpa lagi bersama kami dalam edisi berita dan artikel mengenai Pekan Pencegahan dan Pengendalian Infeksi (PPI) yang diperingati setiap tanggal 17-23 Oktober setiap tahunnya.

Salah satu upaya yang dapat dilakukan untuk menerapkan PPI yakni dengan membuat dan menjalankan suatu program kerja, dengan harapan dapat menangani kasus-kasus infeksi yang terjadi. Program PPI tersebut meliputi proses melakukan perencanaan, pelaksanaan, pembinaan, pendidikan dan pelatihan, serta pemantauan dan evaluasi.

Untuk melaksanakan program PPI dengan efektif maka perlu memahami faktor-faktor apa saja yang dapat mempengaruhi keberhasilan pelaksanaan program PPI yang akan dijalankan. Bapak dan Ibu kami ajak untuk mempelajari faktor-faktor apa saja yang dapat mempengaruhi keberhasilan pelaksanaan program PPI berdasarkan telaah literatur.

 

  • 8sept

  • 29okt

  • RASPRO ARTS

  • 17 18nov

  • 10 11Nov2

  • 2425nov

Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Pelaksanaan Program Pencegahan dan Pengendalian Infeksi di Rumah Sakit

14jnrPencegahan dan Pengendalian Infeksi (PPI) merupakan suatu upaya untuk mencegah dan meminimalkan terjadinya suatu infeksi kepada pasien, petugas, pengunjung serta masyarakat disekitar pelayanan kesehatan. Untuk itu, perlu suatu upaya agar kejadian infeksi tidak terjadi di suatu layanan kesehatan. Salah satu yang dapat dilakukan adalah membuat dan menjalankan suatu program kerja dengan harapan agar dapat menangani kasus-kasus infeksi yang terjadi. Program PPI meliputi proses melakukan perencanaan, pelaksanaan, pembinaan, pendidikan dan pelatihan, serta pemantauan dan evaluasi.

Readmore


Video dan Reportase: Pelaksanaan Forum Nasional XI Jaringan Kebijakan Kesehatan Indonesia.

16okt2Mengangkat tema Resilience Kesehatan pada Era Pandemi Melalui Pemanfaatan DaSK, Data Rutin Kesehatan, dan Reformasi Sistem Kesehatan". Forum Nasional XI Jaringan Kebijakan Kesehatan Indonesia telah berjalan selama 4 hari penyelenggaraan, dengan 3 topik yang telah dibahas. Topik 1 mengenai Health Security yang diselenggarakan pada 12 Oktober 2021, disusul topik 2 dengan judul Ketahanan Sistem Kesehatan: Penguatan sistem kesehatan menggunakan pembelajaran dari pandemi COVID-19 pada 13 Oktober 2021, dan topik 3 dengan judul Penguatan Sistem Kesehatan Nasional yang Tahan terhadap Berbagai Ancaman.

Readmore


+ ARTIKEL LAIN

India is the 2nd most populous country in the world today, accounting for 16% of the global population. The mortality rate is growing at an average of 2.28% every year with a maternal mortality rate of 113 per 1 lakh live births. Malnutrition, infectious diseases, unregulated fertility along with female feticide, infanticide, lack of awareness, and the inadequate availability and use of Maternal Child Health (MCH) services contribute to the mortality rate.

Pengendalian Resistansi Antimikroba (AMR) pada pasien infeksi di Intensive Care Unit (ICU) penting untuk dilakukan. Apabila tidak dikendalikan, AMR dapat menyebabkan ketidakefektifan dalam penanganan infeksi.

Infeksi yang disertai dengan Resistansi Antimikroba dapat menyebabkan pasien tinggal lebih lama di rumah sakit, biaya perawatan dan pengobatan yang mahal, bahkan kematian.